Entri Populer

welcome

selamat datang orang indonesia,bersatulah...!

Selasa, 03 Juli 2012

iwan fals di penjara

Gara-gara bikin lagu berkisah tentang pelacur bersuamikan sopir truk bernama Soeharto, pada 1984, Iwan Fals hampir masuk penjara karena lagu itu dianggap menghina presiden RI kala itu Soeharto. Sejak awal kiprah Iwan sebagai musisi—yang ia awali sebagai pengamen—ia dikenal tukang protes lewat lagu-lagunya, seperti Oemar Bakrie (1981) dan Bento (1991, juga Wakil Rakyat. Lagu-lagunya menyuarakan kemiskinan, ketidakadilan, dan jerit hati wong cilik.

Pria bernama asli Virgiawan Listianto lahir di Jakarta pada 3 September 1961 dan dibesarkan di lingkungan keluarga religius. Jiwa sosialnya tumbuh sejak kecil, yang ditanamkan oleh ibunya, Lies Haryoso, dengan mengikutkan ke berbagai kegiatan sosial.

Belajar memainkan gitar pada usianya 13 tahun, saat Iwan mulai mengamen di Bandung bersama teman-teman SMP-nya. Pada masa remaja itu ia mulai menyanyi di berbagai acara hajatan, kawinan atau sunatan. Lagu Iwan sempat direkam dan diputar di Radio 8 EH namun radio ini akhirnya dibredel.

Saat SMA di Bandung, bersama sejumlah teman, yang tergabung dalam kelompok Amburadul, ia rekaman di Jakarta, tapi album itu kurang sukses. Ia pun kembali mengamen dan ikut berbagai festival. Kembali rekaman di bawah bendera perusahaan ABC Records, tapi albumnya hanya dikonsumsi anak muda.

Akhirnya di tangan Musica Studio, nama Iwan berkibar, dengan album-albumnya seperti Sarjana Muda, album 1910, album Mata Dewa, yang meledak di pasaran. Walau demikian, ia masih sekali-sekali mengamen dan baru berhenti total dari mengamen setelah anak keduanya, Anissa Cikal Rambu Basae, lahir.


Setelah album Orang Gila (1993), Iwan, yang sempat kuliah di Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (sekarang Institut Kesenian Jakarta) menghilang selama kurang lebih 10 tahun dari hingar bingar industri rekaman. Dalam kurun waktu itu, Iwan bergabung dengan berbagai kelompok, yakni Swami, Dalbo, Kantata Takwa, dan Kantata Samsara. Kolaborasinya itu melibatkan beberapa musisi dan budayawan ternama, seperti Setiawan Djody, Sawung Jabo, WS Rendra, dan Jocky Suryoprayogo.

Iwan juga melakukan beberapa kerjasama di luar kelompok tersebut, di antaranya melahirkan album Anak Wayang (bersama Sawung Jabo), Terminal dan Orang Pinggiran (bersama Franky Sahilatua), serta Mata Hati (bersama Bobby Erres).

Pada 2002, ia dijuluki “Pahlawan Besar Asia” oleh majalah Time Asia. Menikah dengan Rosana, Iwan ayah tiga anak, Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Basae, dan Rayya Rambu Robbani.

Iwan Fals hobi olahraga Karete, pernah Juara II Karate Tingkat Nasional, sempat masuk pelatnas.

Sumber: Tokoh Indonesia.com
Session data

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar